Tempat Wisata Malam di Malang – Malang sebagai salah satu area di provinsi Jawa Timur menawarkan berbagai destinasi wisata. Dari area kota maupun kabupaten memiliki ciri khasnya masing-masing. Destinasi wisata yang ada memiliki waktu operasional yang berbeda-beda. Kali ini kita akan membahas pilihan wisata malam di malang yang menarik untuk dikunjungi. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

Lokasi Wisata Malam di Malang

1. Malang Night Paradise

Malang night paradise
Malang Night Paradise

Masih termasuk kota, pilihan wisata malam di malang yang pertama ini hanya buka dari pukul 18.00-23.00 WIB. Cocok sekali bagi yang ingin menyegarkan pikiran di malam hari setelah beraktivitas lama seharian. Memiliki alamat lokasi di Jalan Graha Kencana Raya No. 66, posisinya mudah ditemukan oleh wisatawan yang dari jauh sekalipun.

Saat ini, sudah ada transportasi umum yang melewati tempat wisata ini. Untuk mengunjungi pilihan wisata malam ini kita hanya perlu menyiapkan uang sebesar Rp. 25.000 di hari aktif dan Rp. 35.000 saat weekend. Baru dibuka tahun 2018, terdapat nilai tambah yang dimilikinya karena sarana edukasi yang ditawarkan Malang Night Paradise.

Baca Juga :

2. Taman Kunang-Kunang

Taman Kunang Kunang Malang

Taman satu ini cukup unik karena julukannya berasal dari hewan yang hanya ada pada malam hari dan memberi keindahan bagi siapapun yang melihatnya. Di taman ini kecantikan kunang-kunang disimbolkan dengan gemerlap lampu yang menyejukkan mata para pengunjungnya. Berada di area Jalan Jakarta, taman kunang-kunang ini memiliki akses jalan yang mudah.

Tanpa harus ribet membayar tiket masuk, wisata malam di malang ini hanya perlu menyiapkan uang untuk biaya parkir di area sekitar taman. Sesi foto cocok dilakukan di taman ini. Jika rintik hujan mulai datang tidak perlu cemas, karena disediakan tempat duduk yang  memiliki atap. Malah bisa menimbulkan kesan romantis.

3. Alun-Alun Kota Malang

Alun Alun kota Malang

Alun-alun kota Malang tidak lepas dari pilihan wisata malam di malang. Tempat ini tetap menarik jika dikunjungi malam hari. Hal tersebut dikarenakan pencahayaan di alun-alun kota dikemas dengan bagus. Tempatnya yang strategis dan memiliki jalur transportasi yang mudah membuat alun-alun selalu ramai sebagai pilihan wisata.

Air mancur yang ada di posisi tengah alun-alun hadir menghiasi suasana malam. Air mancur ini hanya menyala di saat-saat tertentu saja. Jadi, jika mengunjungi alun-alun di malam hari akan bersamaan dengan pemandangan air mancur yang menyala. Bisa dinikmati di tempat duduk yang disediakan atau duduk bersantai di rerumputan yang ada.

4. Wisata Kampung Lampion Wangi

Wisata Kampung Lampion

Sebelum muncul kampung warna-warni sebagai kampung tematik, sudah ada kampung lampion wangi yang berdiri di Malam. Didirikan di Jalan Ir. H. Juanda 9A No. 23 dan diresmikan pada tahun 2017, pilihan wisata ini sempat tidak terlihat, namun belakangan ini sudah mulai bangkit kembali. Para warga setempat mulai menghiasi kampung dengan semangat baru.

Di dalamnya, terdapat banyak rupa-rupa lampion yang menarik. Ketika malam hari pencahayaannya cocok untuk diabadikan dalam kamera. Dengan area yang cukup luas, kampung ini berhasil membuat kampung menjadi destinasi wisata malam yang tepat untuk kalangan manapun. Dari depan gang kampung saja sudah banyak lampion yang dihadirkan, apalagi sepanjang jalan kampung.

5. Paralayang Batu

Menikmati Sunrise di Paralayang
Menikmati Sunrise di Paralayang

Meskipun jauh dari pusat kota, paralayang batu menjadi pilihan wisata Malang yang sering dikunjungi baik di hari aktif maupun akhir pekan. Biaya tiket yang dikenakan sebesar Rp. 10.000 di hari aktif dan R.p 15.000 di akhir pekan. Biaya parkirnya sendiri sebesar Rp. 10.000 untuk sepeda dan Rp. 20.000 untuk mobil.

Dari ketinggian di paralayang tepatnya di kawasan Songgoriti, gemerlap lampu kota akan terlihat. Pusat kota Malang nampak kecil dan menarik untuk dijadikan latar belakang foto. Jika bertepatan dengan munculnya bulan purnama, langit paralayang akan terlihat lebih indah. Pemandangan alam yang indah menjadi bayaran karena jarak yang ditempuh terbilang jauh.

6. Alun-Alun Tugu Malang

Alun-Alun Tugu menjadi pusat keramaian di kota Malang karena aksesnya yang mudah. Mulai dari stasiun, hotel, balaikota, dan sebagainya berada di sekitar alun-alun tugu. Bedanya dengan alun-alun sebelumnya, di alun-alun tugu ini bunga teratai muncul memenuhi kolam di sekitar tugu yang didirikan. Lampion-lampion juga dihadirkan untuk menghiasi nuansa malam.

Di alun-alun tugu sudah disediakan bangku untuk duduk bersantai. Rerumputan juga dengan leluasa bisa digunakan. Poin pentingnya adalah tetap menjaga kebersihan. Tempat sampah sudah tersedia di alun-alun. Malah sudah dipilah sesuai kategori sampah. Semakin bisa menjaga kebersihan, kecantikan kolam teratai bisa semakin terjaga dan dapat menarik pengunjung lebih banyak lagi.

7. Jagung Bakar & STMJ Tawangmangu

Pilihan wisata malam di malang ini bertema kuliner. Masih berada di area kota, tempat ini selalu ramai pengunjung. Dibuka mulai pukul 17.00 WIB, hidangan jagung bakar dan STMJ bisa menemani malam sambil bersantai sampai merasa kenyang. Ada pilihan hidangan lain yang tidak kalah enaknya yaitu roti bakar dan pisang bakar.

Pilihan ini tutup hingga tengah malam dan kadang perlu melakukan antri untuk mendapatkan kursi. Jagung bakar yang disediakan diproses dengan cara tradisional. Bisa minta diserut terlebih dahulu atau langsung dimakan. Telur ayam kampung merupakan pilihan terbaik. Semua menu dibanderol dengan harga yang tidak mencapai Rp. 10.000.

8. Infinity World

Dibandingkan dengan paralayang, pilihan wisata ini lebih dekat untuk menuju pusat kota. Kurang lebih 15 menit dari terminal Landungsari. Infinity World masih terbilang pilihan wisata yang baru dengan harga tiket masuknya sebesar Rp 30.000. Luasnya mencapai 600 meter persegi dan termasuk kawasan Jatim Park 3.

Meskipun dibuka dari siang hari, namun tempat wisata ini lebih berkesan saat malam. Hal tersebut dikarenakan konsep yang diusung adalah rumah kaca. Dengan permainan lampu di dalamnya, nuansa malam akan menjadi lebih berwarna. Rumah kaca dihadirkan dengan berbagai tema agar pengunjung tidak bosan dengan permainan lampu yang ada.

Wisata Malam di Malang 24 Jam

9. Jalan Besar Ijen

Jalan besar ijen menjadi pilihan wisata di malam hari karena sudah tersedia bangku di sepanjang trotoar. Masyarakat bisa menikmati malam dengan duduk di bangku tersebut. Monumen-monumen di sepanjang jalan besar ijen juga menarik untuk diabadikan. Monumen yang ada di antaranya adalah monumen Melati, Pahlawan Trip, dan Hamid Rusdi.

Keramaian kota bisa lebih santai ketika malam hari. Untuk itu, memilih jalan besar ijen tidak ada salahnya. Bukan hanya saat di hari minggu pagi saja, jalanan ini terasa lenggang, namun di malam hari juga. Sambil mengunjungi jalan besar ini, bisa mengunjungi tempat lainnya juga seperti perpustakaan, stadion, dan mall.

10. Wisma Tumapel

Pilihan yang terakhir ini ditujukan bagi yang ingin menguji nyali yang dimiliki. Dengan harga tiket masuk Rp 5.000, nuansa horor akan bisa dirasakan di wisma tumapel ini. Sebagai salah satu peninggalan zaman Belanda, wisma ini menyimpan cerita mistis yang mengundang penasaran. Sekalipun sudah dilakukan renovasi, aroma mistisnya tidak berkurang.

Dibuka 24 jam, wisma ini lebih menantang dikunjungi saat malam hari. Meskipun ada penjaga di area wisma, namun mereka hanya di posisi depan wisma saja yaitu di loket tiket. Disarankan untuk mengunjungi bersama rombongan dan tidak berjumlah ganjil.

Nah, pilihan di atas bisa menjadi referensi tujuan wisata malam di malang. Perhatikan cuaca dan kendaraan yang digunakan agar perjalanan wisata bisa menyenangkan. Memilih malam hari untuk melakukan perjalanan wisata merupakan pilihan yang tepat. Alasannya adalah nuansa gelap di malam hari tidak akan kalah untuk memberikan pengalaman yang menyenangkan.

Kategori: Artikel

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *